Kutipan Kalimat Bijak Cak Nun

1124
views
Kutipan Kalimat Bijak Cak Nun
Ilustrasi
4.6
(10)

Jangan mati-matian mengejar sesuatu yang tak bisa dibawa mati. Itulah salah satu kutipan kalimat bijak Cak Nun.

Cak Nun, merupakan panggilan akrab dari tokoh yang memiliki nama asli Muhammad Ainun Nadjib atau dikenal dengan nama Emha Ainun Nadjib. (Source: Wikipedia)

Pria kelahiran Jombang, Jawa Timur, 27 Mei 1963 ini, juga dikenal sebagai budayawan, seniman, penyair, dan pemikir yang selalu memberikan gagasan-gagasannya melalui banyak buku yang telah ditulisnya.

Berikut sebagian kutipan kalimat bijak Cak Nun yang sangat menginspirasi

“Secara filosofis, sesungguhnya tak ada ‘orang besar’ dan tak ada ‘orang kecil’ dalam takaran pemilikan ekonomi atau perbedaan status sosial budaya. Kecil dan besar hanya terjadi pada kualitas kepribadian.”

“Menyepi itu penting, supaya kamu benar-benar bisa mendengar apa yang menjadi isi dari keramaian.”

“Kebanyakan orang tak bisa tidur, mereka hanya tertidur, karena sepanjang siang dan malam hari mereka diberati oleh dunia.”

“Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian manusia sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?”

“Kepandaian adalah kelicikan yang menyamar, Kebodohan adalah kebaikan yang bernasib buruk.”

“Peraturan dan undang-undang tidak selalu sama dengan keadilan, ia bahkan bisa saja bertentangan dengan prinsip keadilan.”

“Coba hitunglah kehidupan di sekitarmu, hitung pula dirimu sendiri, temukan kemuliaan di sekitarmu. Belajarlah membedakan mana kemuliaan dan mana kehinaan, amatilah mana orang yang luhur dan mana yang hina, mana yang derajatnya tinggi dan mana yang rendah. Pakailah mata Allah sebagai ukuran.”

“Tidak apa-apa kalau ilmu agamamu masih pas-pasan, itu malah membuatmu menjadi rendah hati. Banyak orang yang sudah merasa tahu ilmu agama, malah menjadikannya tinggi hati.”

“Seseorang tidak akan memperjuangkan perubahan dari ketidakbenaran menjadi kebenaran ketika yang harus ia pelihara adalah kemapanannya dalam ketidakbenaran.”

“Bahwa kemenangan yang benar-benar kemenangan tidaklah terjadi pada seseorang atas orang lain, melainkan atas dirinya sendiri.”

Baca juga: Kutipan Kalimat Bijak Albert Einstein yang Sarat Makna

“Apapun yang kita lakukan dalam kehidupan ini adalah perlombaan dalam kebaikan, bukan perlombaan keunggulan satu sama lain.”

“Kata ahli pedang, ilmu pedang tertinggi adalah kalau sudah bisa membelah kapas yang melayang-layang tanpa mengubah arah gerak kapas itu. Aneh, ujian tertinggi bagi keahlian pedang bukanlah baja atau batu karang melainkan kapas. Kekerasan yang telah mencapai puncaknya berubah menjadi kelembutan, kelembutan tak bisa dikalahkan oleh kekerasan.”

Apakah artikel ini bermanfaat?

Mohon sampaikan pendapat anda dengan klik bintang di bawah ini!

Average rating 4.6 / 5. Vote count: 10

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here