Home » Course » Perbedaan Intensitas Studi Kelayakan Bisnis

Perbedaan Intensitas Studi Kelayakan Bisnis

Perbedaan Intensitas Studi Kelayakan Bisnis
5
(4)

Perbedaan Intensitas Studi Kelayakan Bisnis – Tidak semua proyek akan diteliti dengan tingkat intensitas yang sama. Sebagian proyek mungkin diteliti dengan lebih mendalam, mencakup berbagai aspek yang terpengaruh. Sedangkan beberapa proyek yang lain mungkin hanya akan diteliti pada beberapa aspek saja.

Beberapa Faktor yang Memengaruhi Intensitas Studi Kelayakan Bisnis

Dana yang Ditanamkan

Pada lazimnya, semakin besar jumlah dana yang dialokasikan pada sebuah proyek, maka semakin mendalam pula studi kelayakan yang harus dilakukan. Contohnya mungkin proyek kilang minyak, atau proyek-proyek besar lainnya. Hal tersebut akan diteliti secara komprehensif termasuk kemungkinan dampak sosial dan ekonomi yang akan muncul.

Tingkat Ketidakpastian Proyek

Semakin sulit memperkirakan penghasilan penjualan, biaya yang dikeluarkan, aliran kas dan lainnya, maka semakin berhati-hati pula dalam melakukan studi kelayakan.

Kompleksitas Elemen-elemen yang Memengaruhi Proyek

Setiap proyek dipengaruhi dan memengaruhi faktor-faktor lainnya, contohnya adalah membuat mobil, ini akan dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suku cadang yang mendukung. Faktor-faktor yang memengaruhi proyek bisnis bisa sangat kompleks, sehingga mereka yang melakukan studi kelayakan bisnis ini akan lebih berhati-hati.

Demikian pembahasan singkat tentang perbedaan intensitas studi kelayakan bisnis, semoga bermanfaat.

Baca juga:

Aspek Ekonomi dan Sosial dalam Studi Kelayakan Bisnis

Apakah artikel ini bermanfaat?

Mohon sampaikan pendapat anda dengan klik bintang di bawah ini!

Average rating 5 / 5. Vote count: 4

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan Artikel Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *