Home » Info » Penempatan Iklan Google Adsense Terbaik, Ketahui Posisinya!

Penempatan Iklan Google Adsense Terbaik, Ketahui Posisinya!

Penempatan Iklan Google Adsense Terbaik

Penempatan Iklan Google Adsense Terbaik – Sebagai publisher Google Adsense, seorang blogger berharap bahwa blog yang dikelolanya mampu memperoleh pendapatan ideal dari penayangan iklan adsense.

Jika selama ini Anda merasa bahwa pendapatan dari Google Adsense sangat rendah, padahal lalu-lintas blog Anda terbilang tinggi, mungkin ada yang kurang tepat terkait posisi penempatan iklan.

Ini memang bukan satu-satunya faktor yang membuat pendapatan adsense rendah. Faktor lain yang tidak kalah penting adalah topik blog. Blog yang mengusung topik keuangan, disebut oleh banyak publisher sebagai topik yang memiliki CPC tinggi terkait iklan Adsense.

Advertisements

CPC adalah kependekan dari cost per click, yang merupakan istilah paid advertising tentang nilai yang perlu dibayarkan pengiklan kepada publisher untuk setiap klik yang didapat dari sebuah iklan.

Lantas, bagaimana jika blog yang Anda kelola tidak mengusung topik keuangan, atau topik lain yang memiliki nilai CPC tinggi? Solusinya adalah dengan teknik penempatan posisi iklan yang baik, sehingga berpotensi diklik oleh pengunjung blog.

Google sendiri melalui laman Bantuan Adsense telah memberikan petunjuk bagaimana praktik yang efektif terkait penempatan iklan Adsense. Meski demikian, Google juga mengingatkan agar publisher mempertimbangkan pengalaman pengguna dan kebijakan program Adsense sebelum menempatkan iklan di blog atau websitenya.

Pesan utamanya adalah, iklan yang ditempatkan di blog atau website milik publisher tidak mengganggu pengunjung. Mungkin Anda bisa membayangkan, ketika berkunjung ke blog atau website untuk mencari informasi, tiba-tiba banyak iklan yang muncul, kemungkinan besar Anda akan merasa tidak nyaman.

Penempatan Iklan Google Adsense Terbaik

Tips berikut sebenarnya lebih tepat diaplikasikan pada blog. Seperti kita tahu bahwa pada umumnya konten blog lebih banyak diisi dengan artikel. Dengan demikian, penempatan iklan di dalam artikel lebih banyak mendatangkan klik dibanding dengan posisi lainnya.

Pengalaman saya menempatkan iklan Adsense di beberapa blog yang saya kelola, iklan yang ditempatkan di dalam artikel lebih relevan dengan topik artikel itu sendiri. Lantas, di posisi mana saja iklan dalam artikel sebaiknya dipasang?

1. Paragraf Atas

Iklan Adsense yang ditempatkan di posisi paragraf atas, lebih banyak berpeluang untuk diklik pengunjung blog. Tempatkan iklan di paragraf kedua atau ketiga pada artikel Anda.

Letakan kode iklan display pada paragraf tersebut dengan ukuran responsif. Dengan kode iklan responsif ini, maka tampilan iklan akan menyesuaikan ukuran layar perangkat yang digunakan pengguna ketika mengakses blog.

Jika blog Anda berbasis WordPress, gunakanlah plugin yang bisa menempatkan iklan dalam posisi tersebut.

2. Tengah Artikel

Penempatan iklan kedua adalah di posisi tengah artikel. Menurut saya, ini posisi terbaik kedua setelah paragraf atas. Anda dapat menempatkan kode iklan di tengah artikel ini dengan bantuan plugin melalui setting persentase 50% artikel. Atau jika Anda dapat memperkirakan berapa jumlah paragraf masing-masing artikel di blog Anda, maka bisa disetting penempatan paragraf ke sekian, yang posisinya berada di tengah artikel Anda.

3. Akhir Artikel

Sebelum Anda menempatkan iklan pada akhir artikel, mungkin Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Pertama, apakah Anda yakin, pengunjung akan membaca setiap artikel Anda sampai tuntas? Apalagi jika artikel yang Anda buat lebih dari 1000 kata, mungkin Anda akan menjawab tidak yakin.

Pertanyaan kedua, jika memang pengunjung Anda membaca sampai selesai artikel yang ada di blog Anda, apakah Anda yakin mereka akan mengklik iklan yang berada di akhir artikel tersebut? Jawabannya mungkin akan sama dengan pertanyaan pertama di atas.

Dari kedua pertanyaan tersebut, Anda mungkin sudah bisa menyimpulkan bahwa penempatan iklan di akhir atikel tidak terlalu perlu dilakukan.

Iklan Otomatis

Belakangan, Google Adsense meluncurkan iklan otomatis. Dengan jenis ini, memungkinkan iklan dapat tampil di posisi mana saja pada blog atau website. Publisher hanya diminta menempatkan kode iklan otomatis sekali saja di blognya, kemudian Google Adsense akan menempatkan iklan-iklan di tempat yang menurut mereka ideal.

Jika Anda memasang iklan otomatis, maka tips penempatan iklan di paragraf atas dan tengah artikel tidak diperlukan lagi. Semakin banyak kode iklan yang terpasang, justru akan memberatkan loading blog Anda.

Kemunculan iklan otomatis dalam artikel seringkali tidak bisa diprediksi, karena bisa muncul di paragraf mana saja. Ini yang membuat sebagian orang tidak nyaman, sehingga mereka lebih memilih untuk tidak melanjutkan membaca artikel.

Pertanyaan yang sampai hari ini, atau sampai tulisan ini saya buat, selalu muncul dalam benak saya, apakah benar pengunjung benar-benar tertarik dengan iklan yang muncul pada blog sehingga mereka melakukan klik pada iklan tersebut. Saya sendiri merasa tidak nyaman, ketika membuka blog dengan perangkat mobile misalnya, terdapat banyak iklan yang muncul di blog tersebut.

Tak jarang, klik iklan pun terjadi, namun itu bukan karena saya tertarik dengan iklan itu, melainkan karena terjadi “kecelakaan” jemari, sehingga saya mengklik iklan yang sebenarnya tidak saya harapkan. Saya meyakini Anda juga pernah mengalami hal seperti itu.

Kesimpulan

Tentu kita tidak menginginkan mendapatkan klik iklan, tetapi di luar sana ada orang yang menggerutu karena harus tertunda waktunya saat mengakses informasi di blog kita akibat membuka tab baru karena “kecelakaan” klik iklan.

Jika hal ini sering terjadi, bukan tidak mungkin pengunjung blog kita lambat laun justru akan berkurang. Dan hal ini tentu akan berakibat tidak baik untuk perkembangan pendapatan kita sebagai publisher.

Dari penjelasan di atas, dapat saya katakan bahwa penempatan iklan Google Adsense terbaik adalah di paragraf atas dan tengah artikel. Anda tentu bisa menguji tips ini, karena masing-masing blog memiliki struktur yang berbeda. Namun secara umum, penempatan kode iklan di tempat-tempat itu adalah yang terbaik. Selamat mencoba.

Baca juga:

Share This:
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *