Home » Info » Alexa Rank, Masih Relevan Ukur Popularitas Website?

Alexa Rank, Masih Relevan Ukur Popularitas Website?

Alexa Rank, Masih Relevan Ukur Popularitas Website?

Alexa Rank, Masih Relevan Ukur Popularitas Website? – Bagi Anda pengelola situs web, tentu sudah tidak asing lagi dengan Alexa Rank, sebuah situs yang menyajikan tool untuk menganalisis peringkat website atau blog. Beberapa tahun yang lalu, tool ini sangat populer, sehingga mayoritas pengelola situs web berupaya agar website yang dikelolanya memiliki ranking yang tinggi di Alexa.

Oleh Alexa, ranking sebuah website atau blog dihitung berdasarkan dari perkiraan pengunjung unik harian rata-rata dan jumlah kunjungan halaman selama tiga bulan terakhir. Pertanyaan sekarang adalah, apakah ranking Alexa masih relevan dijadikan sebagai tolok ukur popularitas sebuah website saat ini?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, terlebih dahulu saya sampaikan siapa itu Alexa, dan bagaimana cara kerja Alexa menentukan peringkat sebuah website? Simak penjelasan berikut ini.

Sejarah Alexa

Alexa Internet.Inc didirikan oleh Brewster Kahle dan Bruce Gilliat pada tahun 1996. Dikutip dari laman Wikipedia, nama dari perusahaan tersebut dipilih terinspirasi oleh perpustakaan bernama “Alexandria” yang berada di California.

Advertisements

Tiga tahun berselang, yakni tahun 1999, perusahaan ini diakuisisi oleh Amazon. Amazon adalah perusahaan teknologi multinasional Amerika yang berbasis di Seattle, Washington, yang berfokus pada e-commerce, komputasi awan, streaming digital, serta kecerdasan buatan.

Dengan menggunakan data trafik web, Alexa Rank memberikan peringkat terhadap jutaan situs web di dunia dalam urutan popularitas. Semakin rendah peringkat website atau blog di Alexa, maka tingkat popularitas website atau blog semakin tinggi.

Cara Kerja Alexa Rank

Alexa Rank

Bagaimana dengan cara kerja Alexa Rank? Peringkat Alexa (Alexa ranking) dihitung dengan menggabungkan antara taksiran trafik website serta keterlibatan pengunjung dalam rentang waktu tiga bulan terakhir.

Trafik dan keterlibatan pengunjung situs web, dihasilkan dari toolbar, yang memonitor perilaku penjelajahan terhadap suatu website atau blog.

Toolbar tersebut akan menampilkan Alexa Rank dari website yang dikunjungi, yang sekaligus mengirim data trafik ke server pusat, merekam alamat IP dan URL yang pengguna kunjungi.

Data tersebut dikumpulkan dari pengguna internet yang menggunakan salah satu ekstensi browser yang tersedia untuk Google Chrome, Firefox, Internet Explorer, atau lainnya.

Algoritme peringkat Alexa mengaudit situs web dan menghitung frekuensi kunjungan. Jika pengguna yang sama melakukan kunjungan ke situs web lebih dari sekali pada hari yang sama, makan akan dihitung sebagai satu kunjungan.

Akurasi Peringkat Alexa

Ini akan menjawab pertanyaan yang sudah saya singgung di atas, apakah Alexa ranking masih relevan dijadikan sebagai tolok ukur popularitas sebuah website saat ini?

Walaupun peringkat Alexa dapat menjadi cara untuk membandingkan kinerja satu website dengan yang lainnya, akurasi statistik Alexa masih bisa diragukan.

Tidak sedikit orang yang kemudian membandingkan Alexa dengan Google Analytics, dan menyimpulkan bahwa Alexa tidak seakurat tool dari Google tersebut.

Beberapa websites atau blog yang memiliki kunjungan halaman yang lebih tinggi, belum tentu memiliki peringkat Alexa yang lebih tinggi atau ramping. Hal ini bisa terjadi karena tidak semua orang memasang toolbar Alexa.

Sampai di sini Anda sudah bisa menyimpulkan bahwa ranking oleh Alexa tidak selalu bisa menjadi patokan popularitas sebuah website atau blog.

Baca juga:

Share This:
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *